Makna dan Peran Perpustakaan Sekolah (1/Bersambung)

Ilustrasi, (Tribunnews.com).

Share

Oleh Undang Sudarsana

PERKEMBANGAN sistem pendidikan dewasa ini, dihadapkan kepada tuntutan dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Untuk itu adanya kebutuhan akan bahan-bahan pengajaran sangatlah berperan penting sebagai sarana untuk mencapai tujuan pendidikan secara optimal. Peran serta perpustakaan sekolah dapat memberikan andil dalam menunjang program kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler di sekolah.

Pemikiran ini beranjak dari pandangan bahwa untuk mencapai tujuan pendidikan, manusia perlu mendapat pendidikan dan pengajaran sehingga menjadi tanggung jawab sekolah yang disertai kewajiban untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat secara formal.

Fungsi pemberian pendidikan memang bukan sepenuhnya diserahkan kepada lembaga persekolahan, karena pengalaman belajar pada dasarnya dapat diperoleh di sepanjang hidup termasuk di lingkungan keluarga dan masyarakat. Adapun tanggung jawab sekolah adalah menanggung kewajiban fungsional terhadap kelangsungan dan perkembangan hidup masyarakat, yaitu dengan jalan penyiapan dan pembinaan warga masyarakat sehingga memiliki kemampuan dan pribadi yang diharapkan.

Dalam melaksanakan fungsi pendidikan di sekolah sedikit banyak dipengaruhi oleh :Pengalaman seseorang di dalam lingkungan masyarakat, misalnya dengan pergaulan di dalam masyarakat, jenis-jenis bacaan dan tontonan-tontonan serta kegiatan yang ada pada masyarakat sangat berpengaruh terhadap fungsi pendidikan yang dimainkan oleh sekolah terhadap diri seseorang.

Sedikit banyak serta fungsional tidaknya pada pendayagunaan sumber-sumber belajar di masyarakat. Kekayaan sumber-sumber belajar di tengah-tengah masyarakat seperti adanya orang-orang sumber, perpustakaan umum, museum, peredaran koran atau majalah serta sumber-sumber belajar.

Selain sumber yang didapatkan di luar sekolah, sumber utama dalam belajar di sekolah adalah perpustakaan, karena perpustakaan sekolah merupakan sumber dari segala kegiatan belajar dan mengajar. Perpustakaan yang diselenggarakan di sekolah berguna untuk menunjang program belajar mengajar di lembaga pendidikan formal tingkat sekolah baik sekolah dasar maupun sekolah lanjutan. Apalagi dalam sistem pendidikan modern, fungsi perpustakaan di sekolah adalah untuk:membantu meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran;

1. menyediakan bahan-bahan bacaan dan audio visual guna membatu kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler;

2. membina anak didik ke arah gemar membaca, belajar, cara bagaimana belajar yang efisien agar tercapai tingkat pendidikan seumur hidup;

3. memberikan penerangan guna kepentingan perkembangan kecerdasan, kecakapan, keterampilan, dan daya kreasi bagi anak didik.

Banyaknya kebutuhan yang diperlukan oleh guru dan siswa dalam mencapai suatu keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah, menuntut agar perpustakaan sekolah merupakan pusat sumber informasi yang berhubungan dengan pendidikan, pusat integrasi segala kegiatan pendidikan di mana guru, pustakawan dan siswa dapat bekerja sama dalam mempertinggi mutu pendidikan baik secara individu maupun kelompok. Karena itu, kebutuhan akan pelayanan perpustakaan untuk kepentingan pendidikan saat ini dirasakan menjadi suatu kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Robert Mark dan kawan-kawan mengatakan, bahwa: “kebutuhan untuk pelayanan perpustakaan yang baik dalam sekolah masa kini, diakui oleh para kepala sekolah dan konsultan spesialis. Sekolah-sekolah yang mempunyai pelayanan perpustakaan yang baik, biasanya sekolah yang memiliki program pelayanan pendidikan yang baik pula. Perpustakaan dalam beberapa hal, sifat dan lingkungan pelayanannya dapat berlaku sebagai indeks partial bagi sifat dan mutu kurikulum dan pengajaran”.

Perpustakaan memiliki kedudukan yang utama di dalam setiap program pendidikan sebagai the heart of the educational program. Dalam kaitannya dengan hal tersebut, Ase S. Muchyidin (1977: 55) mengemukakan, bahwa: “Perpustakaan sekolah mempunyai peranan yang penting di dalam menunjang sistem dan program pendidikan di sekolah”. Agar kedudukan ini dapat terealisasi sebagaimana mestinya, menuntut pustakawan bisa memahami dan menemukan kebutuhan-kebutuhan baik yang berkaitan dengan program sekolah maupun kebutuhan setiap individu. Hal-hal yang berhubungan dengan program sekolah antara lain: tujuan pendidikan dari sekolah, kurikulum sekolah, metode dan teknik pengajaran yang dilakukan guru. Sedangkan hal-hal yang berhubungan dengan kebutuhan individu antara lain: minat dan bakat seseorang, tingkat kemampuan dan cara belajar seseorang dan masalah-masalah umum yang berkaitan dengan kegiatan ekstra kurikuler.***

*Penulis adalah Dosen Tetap Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung.

Tinggalkan Balasan