Orang Jenius di Lingkaran Pemimpin

Ilustrasi, (Foto: Kompasiana.com).

Share

Oleh Suheryana Bae

ADA rahasia di balik kesuksesan para millionare, pejabat negara, para top manajer, dan para pemimpin. Keberhasilan mereka ternyata bukan karena kecerdasan seorang generalis yang serba tahu segalanya, TETAPI keberhasilan mereka mengerjakan tugas adalah karena kelihaian dan kearifan membagi tugas kepada orang-orang yang kompeten, orang-orang genius, dan pegawai berakademis “A”.

Keniscayaan seorang Pemimpin adalah kepandaian mencari orang-orang genius, orang-orang ulet, orang disiplin, tekun, dan bertanggung jawab sehingga pekerjaan institusi bisa terselesaikan.

Kelihatannya memang tidak adil. Para staf pontang-panting bekerja keras tetapi sang big bos duduk di ruangan be-ac di depan laptop, membaca, dan menikmati kursi empuk berputar atau makan bersama pejabat yang lebih tinggi, rapat etc.

Masalahnya, atau perbedaannya, Pemimpin adalah orang yang bertanggung jawab terhadap kinerja organisasi, merumuskan visi, misi, kebijakan, dan strategi agar tujuan organisasi tercapai dan orang-orang di sekitar lingkaran bisa berkembang.

Pemimpin bukanlah orang genius tetapi yang membagi tugas kepada orang-orang genius. Pemimpin bukanlah spesialis tetapi generalis yang membagi tugas kepada para spesialis.***

Suheryana Bae terlahir di desa tetapi cita-citanya aneh. Ingin menjadi penulis, penyair atau novelis. Setelah sepuluh tahun mengabdi sebagai PNS di Timor Timur, sekarang tinggal di Pangandaran melanjutkan kariernya sebagai PNS.