Ricky Yacob, Pesepakbola Pertama Indonesia yang Bermain di Liga Jepang

Ricky Yacob, pesepakbola Indonesia pertama yang merumput di Jepang, (Foto: PSSI).

Share

DIDIKPOS.COM – Ricky Yacob adalah pesepakbola Indonesia pertama yang merumput di Jepang. Di negeri matahari terbit itu, Ricky bermain di Matsushita Electric FC yang kini bernama Gamba Osaka.

Kala itu, prestasi pria kelahiran Medan, 12 Maret 1963 ini jadi sebuah kebanggaan, baik bagi dirinya, maupun bagi masyarakat Indonesia. Ricky Yacobi, demikian nama yang ia dapat saat memperkuat klub yang merumput di Liga Jepang itu.

Ketertarikan Matsushita Electric FC tak terlepas dari penampilan apik Ricky bersama Arseto Solo. Ketika itu, ia tampil tajam dan sukses mempersembahkan gelar Galatama 1987.

Namun, cuaca dingin tak mendukung karier Ricky bersama Matsushita Electric FC. Dalam enam pertandingan yang dimainkan, ia hanya mampu mencetak satu gol.

Striker Legendaris
Ricky adalah striker legendaris Indonesia yang berkibar namanya di pertengahan tahun 1980-an. Berdasarkan data yang dihimpun Rec Sport Soccer Statistics Foundation (RSSSF), Ricky memperkuat timnas sejak akhir 1985 hingga 1991. Selama berseragam merah putih, Ricky turut mempersembahkan medali emas pada ajang SEA Games tahun 1987.

Ia dikenal sebagai penyerang yang punya kecepatan dan intuisi tajam di lapangan hijau. Oportunis, Ricky terdepan dalam hal memanfaatkan peluang emas untuk dikonversi menjadi gol.

Penampilannya di lapangan juga cukup mencolok. Gayanya mengolah si kulit bundar, dipadu dengan rambut gondrong dan wajah rupawan, membuatnya kerap disamakan dengan Paul Breitner, veteran gelandang Jerman yang mempersembahkan trofi Piala Dunia tahun 1974.

Di kompetisi lokal, Ricky menghabiskan sebagian besar kariernya untuk memperkuat klub Arseto Solo. Sebelumnya, ia juga pernah jadi punggawa PSMS Medan. Namun, dirinya belum pernah mencicipi satupun gelar juara Galatama maupun Liga Indonesia bersama dua klubnya tersebut.

Publik sepak bola tanah air belum melupakan kiprah seorang Ricky Jacob di ajang Asian Games 1986 Korea Selatan. Di kompetisi olah raga se-Asia itu, striker bertinggi badan 177 sentimeter itu membuat Asia terpukau oleh tendangan voli jarak jauhnya yang bersarang di gawang Uni Emirat Arab.

Setelah gantung sepatu pada 1995, Ricky menekuni profesi kepelatihan. Ia membuka Sekolah Sepak Bola (SSB) Ricky Yacobi yang berlokasi di lapangan F, Senayan, Jakarta Pusat.

Lewat sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Kelompok Pecinta Olahraga Sepak Bola Senayan (KPOSS) itu, Ricky mengumpulkan dan melatih talenta-talenta berbakat berusia 7-12 tahun dari kalangan masyarakat kurang mampu. (des)***

Sumber: Suara.com

Tinggalkan Balasan