NPCI Bandung Barat Targetkan Masuk Lima Besar Peparda Jabar VI

Atraksi beladiri pada pembukaan Peparda Jawa Barat V tahun 2018 di Kabupaten Bogor, (Foto: Fokusjabar.com).

Share

DIDIKPOS.COM – National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menargetkan masuk 5 besar dalam Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat VI 2022. Rencananya, Peparda Jabar 2022 akan diselenggarakan di Kota Bandung.

Ketua NPCI KBB, Asep Darmawan, mengatakan, menghadapi Peparda Jabar VI, pengurus diharapkan bekerja sama dengan pelatih dalam membina atlet tiap cabang olahraga (cabor).

“Saatnya untuk melakukan rekruitmen atlet muda berbakat. Kita kompak saja agar bisa saling bantu dalam membina atlet. Bagaimanapun atlet harus diutamakan,” kata Asep, saat Rakor NPCI KBB, Sabtu (1/8/2020).

Menurut Asep, berkaca kepada persiapan yang dilakukan kabupaten/kota lain di Jabar, pembinaan atlet dilakukan secara berjenjang. Mulai atlet muda, remaja, hingga dewasa memiliki program pembinaan yang terspola dan terstruktur.

“Melalui cara itu, perkembangan atlet dapat terpantau. Nah, posisi pelatih sangat berperan besar dalam memantau perkembangan setiap atlet. Progres setiap atlet menjadi catatan pelatih untuk latihan selanjutnya. Yang jelas, dalam setiap tahapan latihan, setiap atlet harus memiliki progres yang baik,” terangnya.

Asep menambahkan, selain memaksimalkan pembinaan atlet, kekompakan pengurus NPCI KBB juga berperan penting dalam meningkatkan prestasi atlet. Bila itu terjadi, program pembinaan atlet yang dicanangkan NPCI KBB bisa berjalan mulus.

“Semoga, ke depan NPCI KBB memiliki kantor yang layak untuk menjalankan organisasi. Itu sangat mendukung pengelolaan organisasi agar lebih baik lagi. Imbasnya, pembinaan atlet pun akan lebih maksimal. Kami berharap aspirasi ini didengar oleh Pemkab Bandung Barat,” imbuh Asep.

Diketahui, dalam Peparda Jabar V di Kabupaten Bogor tahun 2018, KBB masuk 10 besar. Adapun untuk juara umum diduduki Kabupaten Bogor dengan perolehan total medali sebanyak 321, dengan emas sebanyak 191, perak 74, dan perunggu 56. Disusul Kota Bandung di peringkat kedua (109 medali emas, 92 perak, dan 63 perunggu), dan Kabupaten Bekasi di peringkat ketiga (51 emas, 59 perak dan 64 perunggu). (yat/des)***