Warung Dua Ribuan, Solusi Konkret Bantu Warga Berdompet Tipis

Warung murah di lingkungan Pasar Balong, Majalengka. Cuma bayar Rp. 2.000, pembeli dapat makan sepiring nasi, lengkap dengan daging ayam dan minum teh, (Foto: Rik/Didikpos.com).

Share

DIDIKPOS.COM – Pandemi masih terasa berat bagi sebagian masyarakat. Terutama bagi kalangan buruh lepas seperti tukang becak, pekerja kasar, pegawai bergaji rendah, dan profesi lainnya yang mengandalkan honor tak besar.

Tampaknya, bagi warga Majalengka, yang tak jauh dari lingkungan Pasar Balong, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, kini tak perlu risau lagi. Ada warung yang murah, yakni cuma bayar Rp. 2.000, pembeli dapat makan sepiring nasi, lengkap dengan daging ayam dan minum teh.

Meski tak bisa dikatakan gratis. Namun, membayar selembar dua ribuan, atau dengan empat uang koin perak lima ratusan, Anda yang merasa berdompet tipis bisa datang ke warung pandemi ini jika lapar.

‎Adalah Kolonel (Purn) H. Dadang Haeruman, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Majalengka, yang menggagas warung makan pandemi ini. Dia rela menyisihkan gajinya untuk membuka warung dengan harga cuma dua ribu rupiah.

“Dengan uang dua ribu, ada dua jenis paket yang harus dipilih. Paket pertama menunya nasi, fried chicken, dan minumnya teh. Paket kedua yakni, nasi, telor dadar, orek tempe, tahu, sayur, sambel, dan teh. Tapi harus makan di tempat ya,” ujarnya, Selasa (1/9/2020).

Dadang menambahkan, alasan dirinya membuka warung makan pandemi dengan harga dua ribu rupiah, berawal dari keprihatinannya. Dia menceritakan, tiga bulan yang lalu, saat itu dirinya membeli kupat tahu di pasar dengan harga tujuh ribuan, namun tiba-tiba datang seorang bapak umur sekitar 50 tahunan. Bapak itu menyodorkan uang dua ribu, sambil menanyakan dengan uang 2000 itu, apakah dirinya bisa makan atau tidak di warung kupat tahu tersebut.

“Untungnya pemilik warung langsung memperbolehkan makan, meski dengan uang dua ribu. Saya jadi tersentuh,” ungkapnya.

Sejak kejadian tersebut, sebagai pensiunan TNI Angkatan Darat yang bertugas melindungi rakyat, Dadang merasa tersentuh dan memikirkan peristiwa itu setiap saat. Hingga akhirnya, setelah berdiskusi dengan keluarga, dia memutuskan untuk membuka warung pendemi dengan harga dua ribuan.

“Saat ini banyak warga yang terdampak penghasilannya akibat pandemi virus Corona atau COVID-19 dan warung Pandemi ini selalu buka setiap hari kecuali Sabtu dan Minggu, pada Pukul 10.30 WIB, setiap hari Senin hingga Jum’at. Tujuannya untuk meringankan beban warga yang kurang mampu,” ucapnya.

Dadang menambahkan, upaya ini dilakukan karena Rasulullah SAW telah bersabda, ‘Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia’.

“Saya berharap dengan membuka warung pendemi ini, saya bisa sedikit meringankan beban sahabat-sahabat saya yang mengalami kesulitan karena Covid-19 ini,” tandasnya.

Sementara itu salah satu warga, Teguh (29), sangat mengapresiasi adanya warung makan pandemi dan hal ini telah jelas sangat membantu, karena memang di saat Pandemi Covid-19 daya beli menurun dan dengan warung makan Pandemi tersebut, ibaratnya membayar parkir kendaraan motor.

“Dengan dua ribu rupiah, kita bisa makan dengan menunya friend Chicken dan ada telur juga. Ini sudah sangat luar biasa. Yang saya tau di Kabupaten Majalengka baru warung ini yang membuka warung dengan harga yang murah.” ujarnya.

Teguh berharap, banyak anggota DPRD lainnya lagi yang melakukan hal serupa. Atau pejabat daerah atau pengusaha yang mengikuti jejak orang baik ini.

“Ini merupakan wujud yang ril dan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu saya berharap warung makan pandemi ini bisa menginspirasi yang lain,” pungkasnya. (rik)***