Kerennya Orchestra SMKN 2 Cibinong Bogor, Addie M.S. dan Erwin Gutawa Jadi Tim Penguji

Penampilan live music orchestra yang dimainkan oleh siswa SMKN 2 Cibinong Bogor, (Foto: Disdik Jabar).

Share

DIDIKPOS.COM – Penampilan live music orchestra yang dimainkan oleh siswa SMKN 2 Cibinong Bogor, saat jeda “Pembinaan Pengawas dan Kepala SMA/SMK/SLB di Lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I”, di Chevilly Resort and Camp, Ciawi, Bogor, Selasa (13/10/2020), begitu memesona.

Alunan musik penuh karakter memanjakan telinga penonton. Tak pelak, pertunjukan ini mendapat apresiasi. Aplaus meriah dari seluruh peserta terdengar riuh.

Kepala SMKN 2 Cibinong, Miswan Wahyudi, mengatakan, sekolah yang berdiri pada 2008 itu memang memiliki Jurusan Musik Klasik.

“Jurusan ini menjadi kebanggaan kami dan Kabupaten Bogor. Jurusan musik (khususnya musik klasik) di Indonesia sangat terbatas,” katanya.

Dikatakannya, dengan skill siswa yang sangat teruji, Jurusan Musik Klasik SMKN 2 Cibinong kerap menyabet berbagai prestasi, mulai tingkat daerah hingga nasional.

“Bahkan, penguji kompetensi kelulusan jurusan musik ini adalah komposer ternama, Addie M.S. dan Erwin Gutawa. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ungkapnya.

“Saat diundang perform untuk menampilkan kemampuan para siswa di depan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, siswa SMKN 2 Cibinong mendapat reward berupa auditorium untuk menggelar konser-konser mini,” tambah Miwan.

Ia menyebutkan, lulusan SMKN 2 Cibinong juga menunjukan prestasi saat berkiprah di masyarakat. Misalnya, enam alumni sekolah ini ditempatkan di jurusan musik (orkestra) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU).

“Mereka sudah perform di berbagai macam acara, mulai di tingkat wilayah hingga tingkat nasional. Ini tentu menjadi kebanggaan kami. Bahkan, TNI AU masih meminta sekitar 23 siswa untuk mengikuti seleksi di orkestra mereka,” tuturnya.

Selain direkrut oleh TNI AU, kata Miswan, juga ada alumni yang direkrut salah satu perusahaan asal Jepang yang memproduksi alat musik piano.

“Di perusahaan tersebut, mereka bukan hanya dididik di bidang produksi untuk membuat piano, tapi juga dipersiapkan menjadi tenaga pengajar,” tuturnya.

Miswan berharap, pemerintah daerah dan provinsi terus men-support Jurusan Musik Klasik ini. Karena, jurusan tersebut diminati banyak siswa, bahkan siswa dari luar Provinsi Jawa Barat.

“Selain jurusan ini kurang banyak, siswa juga tahu bahwa jurusan musik sangat prospektif dan diminati banyak instansi pemerintahan, termasuk TNI dan Polri,” pungkasnya. (haf)***