Haol Mama Soheh di Warungkondang Cianjur Batal Digelar, Ini Alasannya

Rapat Koordinasi antara Perwakilan Zuriah Mama Shoheh dengan Forkompimcam Warungkondang, di Ruang Rapat Polsek Warungkondang, Jumat (5/3/2021), (Foto: Istimewa).

Share

DIDIKPOS.COM – Haol Keluarga Besar Mama Soheh di Warungkondang, Kabupaten Cianjur yang biasa dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun ini tidak diadakan. Masih mewabahnya pandemi Covid-19 menjadi alasan dibatalkannya acara itu.

“Sebenarnya persiapan untuk menyelenggarakan Haol Keluarga Besar Mama Soheh tahun ini jauh hari sudah dilakukan. Namun, kami tak ingin membebani pemerintah yang saat ini sedang gencar memerangi Covid-19. Jadi kami umumkan tak ada haol tahun ini,” kata perwakilan Zuriah Mama Shoheh, Esep Muhammad Zaini, saat Rapat Koordinasi antara Perwakilan Zuriah Mama Shoheh dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Warungkondang, di Ruang Rapat Polsek Warungkondang, Jumat (5/3/2021).

Pembina Yayasan Mama Shoheh Bunikasih itu menuturkan, pihaknya sudah berembuk dengan keluarga besar dan sepakat untuk meniadakan haul yang bisa menimbulkan kerumunan besar selama tiga hari di Cianjur.

“Keturunan dan murid Mama Soheh mencapai lima ribu zuriah, jika dengan jemaah dan warga bisa mencapai 50 ribu jemaah. Kami memaklumi jika jemaah sangat antusias melakukan persiapan. Namun di sisi lain pandemi masih tetap berlangsung dan di Jawa Barat sudah ditemukan varian virus baru. Dengan berat hati kami terpaksa membatalkan haul tahun ini, kami menghargai antusias jemaah yang selalu ingin mengadakan haul,” katanya.

Esep menambahkan, menyusul dibatalkannya Haol Keluarga Besar Mama Soheh, pihak Yayasan hanya akan mengadakan kumpulan dengan jumlah terbatas. Perwakilan dari setiap zuriah saja. Tempat pelaksanaan di Majelis Masjid Alkubro, Bunikasih, Ahad, 7 Maret 2021. Ini di bawah kendali Pembina dan Pengurus Yayasan Mama Shoheh Bunikasih. Protokol kesehatan (Prokes) menjadi perhatian utama.

“Peziarah dari masyarakat umum tidak dilarang, tetapi harus memperhatikan prokes. Pengendalian sepenuhnya diserahkan kepada pihak Forkompimcam Warungkondang. Pendirian lapak jual beli dan parkir pun di bawah kendali dan pengawasan Forkompimcam,” ujarnya.

Kapolsek Warungkondang, Kompol Surachman, menyampaikan terima kasih kepada Zuriah Mama Muhammad Shoheh Bunikasih yang tidak akan menyelenggarakan kegiatan haol pada tahun ini.

Menurutnya, Polsek bekerja sama dengan Kecamatan dan Koramil untuk bertanggung jawab dan menjaga keamanan di lingkungan makam Mama Shoheh. Polsek akan mendirikan pos gabungan (Polsek, Koramil dan Pol PP) di dekat makam Mama Shoheh yang disebut Pos Pantau.

“Di Pos Pantau akan ditempatkan seorang perwira polisi, tentara, dan Pol PP. Pihak Zuriah Mama harus membuat surat pernyataan tidak mengadakan haol sebagai pegangan pihak keamanan,” tandasnya.

Sementara Camat Warungkondang, Rahmawati, mengatakan, keputusan Zuriah Mama Muhammad yang tidak akan mengadakan haol pada tahun ini sebagai bentuk dukungan kepada program pengendalian Pandemi Covid-19 oleh pemerintah.

“(Diterbitkan) surat pelarangan mendirikan lapak dan surat tidak memberikan izin kegiatan (haol). Ziarah tidak dilarang. Staf camat akan diturunkan untuk memantau. Untuk lapak dan parkir liar, camat akan menurunkan staf untuk menertibkan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu Forkompimcam mendukung dan mendoakan rencana Yayasan Mama Shoheh Bunikasih untuk membangun pusat pendidikan Islam di area tanah wakaf Mama Shoheh Bunikasih agar segera terwujud. (des)***