Insentif Guru PAI Non-PNS Segera Cair, Kemenag Anggarkan Rp. 60 Miliar

Ilustrasi, (Foto: Nusabali.com).

Share

DIDIKPOS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 60 miliar untuk insentif guru Pendidikan Agama Islam (PAI) non-PNS dan non-sertifikasi pada tahun anggaran 2021.

Direktur PAI Kemenag, Rohmat Mulyana Sapdi, menyatakan, bantuan insentif bagi guru PAI non-PNS dan non-sertifikasi akan diberikan secara berkala, dengan total keseluruhan kurang lebih mencapai Rp. 3 juta rupiah per orang, per tahun.

“Insyaallah sebanyak 20 ribu guru PAI non-PNS non-sertifikasi nantinya berhak mendapatkan bantuan insentif dan masih kita lihat nanti kemampuan anggarannya,” ujarnya.

Diketahui, dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4831 Tahun 2018 disebutkan, insentif merupakan tambahan penghasilan yang diberikan kepada guru PAI non-PNS yang belum mendapatkan tunjangan profesi guru dengan tujuan agar kualitas proses belajar mengajar dan prestasi belajar peserta didik beragama Islam di sekolah.

Adapun kriteria guru PAI yang berhak mendapatkan insentif sebagai berikut:

1. GPAI non-PNS semua jenjang
2. Belum lulus sertifikasi
3. Memilki NUPTK/Peg ID/NREG
4. Aktif mengajar minimal 6 tahun
5. Kualifikasi S-1/D-IV
6. Bertugas di sekolah negeri atau yayasan
7. Usia belum memasuki pensiun
8. Tidak terikat sebagai tenaga tetap di instansi kementerian/kebudayaan
9. Tidak merangkap jabatan di lembaga eksekutif, yudikatif, atau legislatif

(haf)***