Begini Ketatnya Penerapan Protokol Kesehatan di UTBK SBMPTN 2021

Peserta UTBK SBMPTN 2021 di kampus Unpad Jatinangor, (Foto: Humas Unpad).

Share

DIDIKPOS.COM – Sebanyak 12.356 peserta mengikuti ujian di lokasi pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021, di Universitas Padjadjaran (Unpad), Senin (12/4/2021).

Ada dua lokasi ujian yang diselenggarakan di pusat UTBK Unpad, yaitu kampus Unpad Jatinangor dan kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Cibiru, Bandung.

Diketahui, UTBK Gelombang 1 digelar pada 12-18 April 2021 dan Gelombang 2 pada 26-30 April 2021 serta 01-02 Mei 2021

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Dr. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, mengatakan, mengingat pelaksanaan ujian dilakukan di tengah pandemi Covid-19, ia mengingatkan agar peserta berada dalam kondisi sehat.

“Pastikan peserta mempersiapkan sebaik-baiknya dari sisi kesehatan. Jangan sakit, jaga kondisi, dan persiapkan untuk bisa menjawab ujian,” kata Prof. Arief.

Untuk mengantisipasi penularan Covid-19, pusat UTBK Unpad secara khusus mengeluarkan kebijakan bagi setiap peserta yang mengikuti ujian untuk mengisi aplikasi Mass Tracking di http://bit.ly/utbkunpad2021 minimal dua hari sebelum mengikuti ujian.

Di Institut Teknologi Bandung (ITB), sebanyak 23.705 peserta mengikuti ujian di Pusat UTBK ITB.

“Seluruh peserta diharapkan memeriksa dengan seksama syarat dan prosedur yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan UTBK ini,” kata Direktur Pendidikan ITB, Dr. Techn. Arief Hariyanto di Bandung, Senin (12/4/2021).

Menurut Arief, Pusat UTBK ITB mewajibkan peserta mematuhi dan menjaga protokol kesehatan.

“Peserta wajib membawa masker medis, hand sanitizer, obat-obatan pribadi jika diperlukan,” terangnya.

Sementara Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar UTBK di lima lokasi yakni di UPI Kampus Bumi Siliwangi, mitra UPI Poltekpos, mitra UPI Polban, UPI Kampus Cibiru, UPI Kampus Sumedang, dan UPI Kampus Purwakarta.

Pelaksanaan hari pertama UTBK di UPI juga berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kepala Kantor Humas UPI, Prof. Deni Darmawan, mengatakan, setiap peserta UTBK diwajibkan untuk mengenakan sarung tangan dan masker yang telah disediakan panitia sebelumnya sebelum memasuki ruang tes.

Sebelum masuk para peserta diwajibkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu di tempat yang telah disediakan. Kemudian, panitia ujian mengecek suhu dan membagikan masker dan sarung tangan.

“Di setiap ruangnya, panitia hanya membatasi peserta maksimal 10 orang. Tempat duduk antarpeserta disekat sedemikian rupa. Kami pastikan juga bahwa panitia ujian dalam keadaan sehat dan bebas dari Covid-19. Kita minimalisasi kontak fisik,” ujar Prof. Deni, Senin (12/4/2021). (des)***