Penerapan Model Pembelajaran Generatif (Generative Learning)

Dr. Asep Saepurokhman, M.Pd., (Foto: Dok. Pribadi).

Share

Oleh Dr. Asep Saepurokhman, M.Pd.

MODEL pembelajaran generatif sebenarnya merupakan turunan dari teori pembelajaran konstruktivisme (constructivist theories of learning). Teori konstruktivisme ini menekankan bahwa, “Siswa harus menemukan sendiri dan mentransformasikan informasi kompleks, mengecek informasi baru dengan aturan-aturan lama dan merevisinya apabila aturan-aturan tersebut sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan” (Trianto, 2007:13). Oleh karena itu, agar siswa benar-benar dapat memahami dan memiliki kemampuan dalam menerapkan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai, mereka perlu melakukan sesuatu dan dihadapkan pada berbagai masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata.

Guru tidak sekadar memberikan pengetahuan kepada siswa, tetapi harus memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan dan membangun kapasitas pengetahuan dan ide-idenya dengan jalan memecahkan berbagai masalah dan bekerja sama untuk menciptakan hubungan sosial dan intelektual yang produktif dan bermakna bagi kehidupan siswa. Dalam suatu proses belajar mengajar (PBM) siswa perlu diberikan kebebasan dalam belajar sesuai dengan ide-ide yang mereka miliki. Dengan demikian, siswa dapat membangun pengetahuannya sendiri serta merekonstruksi pengetahuannya tersebut berdasarkan informasi-informasi baru yang mereka peroleh dari proses belajar. Oleh karena itu, guru perlu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mencoba memecahkan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan nyata agar hasil belajar yang diperoleh siswa benar-benar bermakna serta bermaanfaat bagi kehidupannya.

Lebih lanjut Joyce (2009:13) menyatakan bahwa, “Dalam proses pembelajaran, otak menyimpan informasi, mengolahnya, dan mengubah konsepsi-konsepsi yang sudah ada sebelumnya”. Dengan demikian, pembelajaran bukan hanya proses menyerap informasi, gagasan, dan keterampilan, tetapi merupakan suatu proses rekonstruksi yang dilakukan otak. Pengetahuan tidak hanya ditransmisikan oleh guru, tetapi harus dibangun dan dimunculkan sendiri oleh siswa agar mereka dapat merespons berbagai informasi dan permasalahan dalam kehidupan.

Model pembelajaran generatif berbasis pada pandangan konstruktivisme, dengan asumsi dasar bahwa pengetahuan dibangun dalam pikiran siswa. Otak bukanlah blank slate yang dengan pasif belajar dan mencatat serta memasukan berbabagi informasi baru yang datang dari luar. Hal ini sejalan dengan pendapat Nur (2002:2) bahwa, “Perubahan kognitif hanya dapat terjadi jika konsepsi-konsepsi yang telah dipahami sebelumnya diolah melalui proses ketidakseimbangan dalam memahami informasi-informasi baru”. Dengan demikian, jika terjadi suatu keraguan dalam diri siswa karena informasi baru bertentangan dengan pengetahuan yang sudah dimilikinya, sebenarnya telah memperlihatkan pada kita bahwa proses belajar sedang terjadi pada siswa tersebut. Oleh karena itu, dalam model pembelajaran generatif, siswa sendiri yang aktif membangun pengetahuannya, sedangkan guru berperan sebagai stimulator, fasilitator dan mediator.

Pada saat PBM, para siswa sebagai pembelajar bukanlah penerima pasif berbagai informasi atau pengetahuan,  mereka aktif dan bekerja untuk membangun pemahaman yang berarti dari informasi yang ditemukan. Dengan kata lain, intisari dari model pembelajaran generatif adalah bahwa otak tidak menerima informasi dengan pasif melainkan juga aktif mengkonstruksi suatu interpretasi dari informasi tersebut dan kemudian membuat kesimpulan. Dikatakan demikian, karena model pembelajaran generatif sebenarnya merupakan suatu model pembelajaran yang berorientasi pada anggapan bahwa belajar pada dasarnya merupakan proses pengembangan intelektual yang terjadi pada diri pembelajar. Oleh karena itu, motivasi, perhatian, konsep awal, dan pengalaman belajar siswa perlu mendapat perhatian khusus dalam pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model ini.

Dalam model pembelajaran generatif, siswa dituntut aktif membangun pengetahuannya sendiri. Sebagai fasilitator, peran guru yaitu mendororong siswa untuk terlibat secara aktif dalam memunculkan gagasan-gagasan awal, memberikan penjelasan, mengungkapkan kejanggalan dan ketidaktepatan, serta aktivitas diskusi siswa. Perbedaan konsep antara siswa yang satu dengan lainnya dalam kegiatan diskusi dapat mengarahkan mereka pada ketidakpuasan. Ketidakpuasan merupakan langkah awal yang diperlukan dalam perubahan konsep guna pemerolehan konsep yang benar.

Dengan menggunakan model pembelajaran generatif, siswa dapat terlibat secara aktif, khususnya dalam mengutarakan berbagai konsep yang mereka miliki dengan disertai argumentasi. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang sedemikian rupa agar siswa dapat berkreasi serta beradu argumentasi dengan siswa lainnya. Dengan aktivitas seperti itu, siswa akan terbiasa menghargai konsep orang lain dan terbiasa mengutarakan pendapatnya tanpa dibebani rasa ingin menang atau takut kalah. Hal tersebut tentunya akan bermanfaat bagi kehidupan mereka pada saat berada di tengah-tengah masyarakat.***

Penulis adalah Dosen LLDikti Wilayah IV yang diperbantukan pada STKIP Sebelas April Sumedang.

Redaksi didikpos.com menerima tulisan dari pembaca berupa artikel, feature, essay. Tulisan dikirimkan melalui email: didikposmedia@gmail.com.

83 tanggapan pada “Penerapan Model Pembelajaran Generatif (Generative Learning)”

  1. I’m also commenting to let you be aware of of the brilliant discovery my child encountered checking the blog. She came to understand a lot of details, including how it is like to have a marvelous coaching character to get folks completely fully grasp a variety of complex issues. You actually did more than her desires. I appreciate you for coming up with such essential, dependable, edifying and cool guidance on that topic to Ethel.

  2. Hey! I just wanted to ask if you ever have
    any trouble with hackers? My last blog (wordpress) was hacked and I ended up losing many months of hard work due to no back up.

    Do you have any methods to stop hackers?

  3. Usually I do not read article on blogs, but I wish to say that this write-up
    very compelled me to take a look at and do it! Your writing style has been surprised me.
    Thank you, very great post.

  4. I was suggested this blog by my cousin. I’m not sure whether this post is written by him as no one else
    know such detailed about my trouble. You’re wonderful!

    Thanks! games ps4 allenferguson games ps4

  5. Pretty section of content. I just stumbled upon your website and in accession capital to assert that I
    acquire in fact enjoyed account your blog posts. Anyway I
    will be subscribing to your augment and even I achievement you access consistently quickly.
    games ps4 185413490784 games ps4

  6. Simply desire to say your article is as surprising.
    The clearness for your submit is simply excellent and that i can assume you’re a professional on this subject.

    Fine along with your permission let me to grasp your
    feed to keep up to date with impending post. Thank
    you 1,000,000 and please continue the enjoyable work.

  7. Thank you for the good writeup. It in fact was a amusement account it.
    Look advanced to more added agreeable from you!

    However, how can we communicate?

  8. I like the valuable info you provide in your articles.
    I’ll bookmark your blog and check again here regularly.
    I’m quite certain I will learn lots of new stuff right here!
    Best of luck for the next!

  9. Superb post however I was wanting to know if you could write a litte more on this subject?
    I’d be very thankful if you could elaborate a little bit further.
    Cheers!

  10. Hello, i read your blog occasionally and i own a similar one and i was just curious if you get a lot of spam remarks?

    If so how do you reduce it, any plugin or anything you can recommend?
    I get so much lately it’s driving me crazy so any
    assistance is very much appreciated. 0mniartist asmr

  11. Definitеly imagine thɑt which you stated.
    Your faѵorite reason appeared to be on the net
    the simplezt thіng to consider of. I say to you, I certainly get annoyed whіlst other folks think about worries that theү just don’t
    recognise abօut. You managed to hit the nail upon tһe hiɡһest and defined out the wһole thing with no need side-effects , ⲣeoople can take a ѕignal.
    Ꮃill probably ƅe again to get more. Thanks

    Stop by my webpage :: pаyday loans definition (paydayloanusaone.com)

Tinggalkan Balasan