Puisi Mas Djie

(Foto: Acehtrend.com)

Share

Janji

sinarnya masih enggan menyinari bumi
saat samar-samar teringat janji
yang ditanam di hati
saat awal langkah menjalani

kini telah menua
janji itu tetap muda
dan setia berdiri di sana
menunggu kita tiba

lika likunya kehidupan
lupa bahwa engkau harapan
penuntun jalan pulang

bila kelak kembali
janji itu tongkat abadi
keseimbangan hati
agar terus berbagi

***

Pagi Rindu

selamat pagi rindu
tak jua kupahami makna yang telah melewati kata
terus kucari dalil mengapa rindu menjadi mahkota
lima huruf terangkai yang mengharu biru saat tak bertemu
tapi rasanya tetap kujaga saat bersama
saat berjarak cinta itu tetap ada
mungkinkah itu aplikasi rindu? yang telah bermahkota pada hati yang mencinta
pujangga dari zaman purbapun tak pernah khatam jua memaknainya
aku hanya pasrah terkapar di antara rindu dan cinta
agar baranya menghangatkan sepanjang usia

***

Mas Djie, mahasiswa BK IKIP Siliwangi.

Redaksi didikpos.com menerima karya sastra dari pembaca berupa cerpen, carpon, puisi. Karya sastra dikirimkan melalui email: didikposmedia@gmail.com.