Tiga Mahasiswa UIN Bandung Raih Juara Festival Pancasila DPRD Jabar

oleh -245 Dilihat
Share

DIDIKPOS.COM – Tiga mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung meraih tiga penghargaan pada Festival Pancasila bertajuk “Implementasi Nilai-Nilai Pancasila di tengah Covid-19” yang diselenggarakan dalam rangka Parlemen Mengabdi, DPRD Provinsi Jawa Barat, 26 Mei – 29 Juni 2020.

Ketiga mahasiswa itu yakni Yangyang A. Hidayah, Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) Fakultas Ushuluddin (FU) meraih juara 2 kategori lomba meme; Revani Nur Hasanah, Jurusan Matematika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) menjadi juara 3 kategori lomba meme; dan Fathiyatulhaq Shafna Salsabila, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) menyabet juara 3 kategori lomba speech contest.

Rektor UIN SGD, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si. menjelaskan, untuk civitas akademika UIN SGD hubungan antara Pancasila, NKRI, dengan agama sudah final. Agama dan Pancasila telah terjadi saling dukung dan saling menguatkan. Pancasila mengakui agama dan juga agama mengapresiasi nilai-nilai Pancasila. Pancasila memberi ruang yang luas bagi agama. Nilai ketuhanan yang terkandung dalam Pancasila adalah inti ajaran agama. Sementara itu agama menilai positif pada isi Pancasila karena tidak bertentangan dengan doktrin agama.

“Jangan ragukan komitmen keagamaan dan kebangsaan kami. Bagi kami, Pancasila, NKRI harga mati itu adalah keharusan, bukan pilihan. Kami memiliki komitmen untuk menjadi garda depan membangun moderasi Islam. Alhamdulillah, ketiga mahasiswa kami membuktikannya dengan meraih juara pada Festival Pancasila. Selamat bagi para juara, tetap tawadhu sambil terus menebarkan kebaikan dengan segala potensi yang dimiliki masing-masing untuk memberikan manfaat bagi diri, keluarga dan kampus tercinta,” tegasnya, Minggu (5/7/2020).

Wakil Rektor III UIN SGD, Prof. Dr. H. Ah. Fathonih, M. Ag. menyampaikan apresiasi atas prestasi diraih mahasiswa yang sudah mengharumkan nama lembaga di tengah pandemi covid 19 ini.

“Jangan karena pandemi ini kita tidak bisa berbuat sesuatu untuk orang lain. Terus berkarya,” ujarnya.

Dekan FU UIN SGD, Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag. sangat mengapresiasi prestasi mahasiswanya. Angkatan ini merupakan generasi hebat. Berjuang dan berkarya dalam kondisi pandemik. Meskipun berbeda dengan situasi normal, namun mereka tetap berkreativitas.

“Saat ini era pembelajaran universal, mahasiswa diberi kebebasan memahami konten secara totalitas. Fakultas hanya memfasilitasi dan memverifikasi pemahaman dan kecerdasan. Konten apapun mudah diakses, siapapun bisa tetap kreatif dan inovatif. Mahasiswa harus didorong untuk mengembangkan kapasitas skill tanpa batas. Selamat buat Yangyang yang telah meraih juara 2 meme,” ujarnya.

Ketua Jurusan AFI, Dr. Neng Hannah, M.Ag. turut berbangga atas capaian prestasi mahasiswanya. Informasi Festival Pancasila 2020 yang diselenggarakan oleh DPRD Jabar disosialisasikan oleh Wadek 3.

“Sebagai Kajur saya menyampaikan kepada seluruh mahasiswa AFI lewat WhatsApp grup kelas. Yangyang meresponi dan mengikuti dua kategori lomba yaitu lomba video dan lomba meme. Alhamdulillah Lomba meme bisa meraih juara 2 meme di festival ini. Hal ini cukup membuat saya bahagia karena menambah catatan prestasi jurusan AFI yang bisa mempengaruhi dipertahankannya akreditasi A yang sudah diperoleh,” tuturnya.

Dekan FDK, Dr. H. Ahmad Sarbini, M.Ag. sangat mengapresiasi mahasiswanya yang kreatif dan memberikan selamat kepada Fate.

“Alhamdulillah, selamat untuk Fathiya, sangat membanggakan dan semoga menjadi motivasi, teladan bagi para mahasiswa FDK khususnya, dan mahasiswa UIN Bandung pada umumnya.Semoga yang lain juga bisa mengikuti jejak langkahnya. Walaupun dalam keterbatasan karena Covid-19, tetap bisa berkarya dan meraih juara,” tuturnya

Ketua Panitia Pelaksana Dr. H. Aep Saepuloh, M.Si. mengatakan, kegiatan ini merupakan puncak dari peringatan lahirnya Pancasila untuk menanamkan nilai nilai Pancasila pada Generasi Muda Milenial dalam situasi Wabah Covid-19.

Menurutnya, Festival Pancasila dalam rangka memperingati Lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni 2020 telah dilakukan berbagai lomba. Dengan lomba-lomba ini maka penanaman nilai-nilai Pancasila tidak terasa jenuh dan berat, bahkan mereka mengikutinya dengan menyenangkan karena sesuai dengan jiwa dan karakter generasi milenial.

“Alhamdulillah acara  yang pertama kali dilaksanakan  ini  mendapatkan animo tinggidari mahasiswa dan pelajar. Banyak yang view dan likenya di atas 3000, bahkan ada yang di atas 7000 viewer,” tandasnya. (des)***

No More Posts Available.

No more pages to load.