Kadisdik Jabar, Dedi Supandi Gantikan Dewi Sartika

oleh -125 Dilihat
Share

DIDIKPOS.COM – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melantik H. Dedi Supandi, S.STP., M.Si., menjadi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, di Gedung Pakuan, Jln. Cicendo, Bandung, Jumat (12/6/2020).

Dedi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menggantikan Dr. Ir. H. Rd. Dewi Sartika, M.Si.. Kini, Dewi didapuk menjadi Asisten Daerah Bidang Pemerintah, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial.

Dalam pelantikan yang dilakukan secara virtual itu, juga dilantik sebanyak 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi pimpinan tinggi pratama.

Mereka yaitu Nanin Hayani Adam sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Jafar Ismail (Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan), Noneng Komara Nengsih (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu), Rachmat Taufik Garsadi (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi), Ahmad Hadadi (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah), dan Mochamad Ade Afriandi (Kepala Satuan Polisi Pamong Praja).

Selanjutnya, Dicky Saromi (Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia), Haryadi Wargaibrata (Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintah, Hukum, dan Politik), Muhammad Solihin (Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan), Linda Al Amin (Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah), serta Raden Iip Hidajat (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik).

Selain pimpinan pratama, belasan pejabat fungsional di beberapa organisasi pemerintah daerah (OPD) pun dilantik. Di antaranya, bertugas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Saat menyampaikan sambutan pelantikan, Emil, sapaan Ridwan Kamil, mengatakan, jabatan adalah sesuatu yang tak perlu dipinta, namun diberikan berdasarkan objektivitas organisasi. Sehingga, ia mendorong seluruh ASN yang dilantik agar bisa melaksanakan tugas semaksimal mungkin.

“Di mana pun saya tempatkan, tidak ada bedanya. Yang sama adalah harus memberikan yang terbaik dan harus bermanfaat. ASN harus menerapkan tiga hal, yakni berintegritas, memberi layanan sepenuh hati, dan menjaga profesionalisme. Selalu belajar untuk memberikan informasi. Jangan menunggu petunjuk atasan, gagasan bisa datang dari sendiri,” imbaunya.

Di masa pandemi ini, Emil berpesan kepada seluruh pimpinan agar memfokuskan 50% kebijakan untuk pengendalian pandemi Covid-19.

“Fokuskan pada pengendalian Covid-19, apapun bidangnya,” tegasnya.***

No More Posts Available.

No more pages to load.