Anggita Rahmi Hafsari, Dosen UIN Bandung Jadi Narasumber Kelas Inspirasi RRI

oleh -240 Dilihat
Share

DIDIKPOS.COM – Anggita Rahmi Hafsari, M.Si., dosen Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung tampil sebagai narasumber Belajar Bersama di RRI Program Kelas Inspirasi bertajuk Dosen Inspiratif, Kamis (18/6/2020).

Direktur Program dan Produksi RRI, Soleman Yusuf, menjelaskan, program “Kelas Inspirasi” ini merupakan program lanjutan dari Belajar Bersama RRI. 

“Untuk mengisi kekosongan mereka di rumah, kita mengisi dengan kelas inspirasi. Tentu berbeda dengan program belajar di radio yang materinya materi pelajaran kelas matematika, fisika, kimia, dan biologi dan lain sebagainya,” jelasnya.

Kelas inspirasi, katanya, mempunyai tujuan sederhana yaitu memberikan inspirasi kepada semua siswa, terutama siswa SD, SMP, SMA untuk memulai memikirkan apa cita-citanya nanti kedepan.

“Membahas apa saja profesi yang ada dan bagaimana mencapai profesi tersebut. Tentu banyak cerita yang akan bisa disampaikan oleh para profesional, dokter, insyinyur, seniman, atlet, tentara, dan lain sebagainya atau profesi milenial sekarang seperti vlogger, barista,” ungkapnya.

Program “Kelas Inspirasi”, lanjut Soleman, dilaksanakan mulai Senin sampai Jumat, pukul 10.00-11.00 yang ditayangkan oleh 67 stasiun di seluruh Indonesia.

“Jadi seluruh programa RRI seluruh daerah di Indonesia ada 67 satker itu menampilkan jam tayang yang sama tapi materinya berbeda. Nantinya disesuaikan dengan audiencenya, kita bagi secara adil untuk siswa SD, SMP, SMA, atau universitas,” terangnya.

“Kelas inspirasi akan terus kita tayangkan, sampai pelajar kembali ke kelas atau datang ke sekolah, ini semacam ekstrakurikuler mengisi kegiatan siswa adik-adik di rumah supaya lebih ada manfaat,” pungkas Soleman.

Anggita Rahmi yang juga Sekretaris Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Karier UIN SGD Bandung, menuturkan, ia mulai menjadi dosen sejak 2011, selepas lulus dari Biologi, dengan konsentrasi Mikrobiologi di Universitas Indonesia dengan program beasiswa penuh dari Kementerian Agama (Kemenag) RI.

“Mata Kuliah yang diampu Mikrobiologi Lanjut, Bioteknologi, Pengetahuan Lingkungan, Mikroteknik, Mikrobiologi Medik,” sebutnya.

Founder dan CEO Ilmu Mengalir ini menuturkan, kewajiban dosen adalah tridharma yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Ketiganya bisa dilakukan dengan menyenangkan asal niatnya adalah karena Allah bukan karena hanya ingin mencari penghasilan semata.

“Karena jika hanya mencari duniawi pasti akan kecewa, jika antara usaha dengan penghasilan dan popularitas tidak sebanding. Tapi kalo sudah karena mengharap ridho dan surga-Nya Allah, mau penghasilannya berapapun, akan membuat produktivitas dalam pemenuhan kewajiban sebagai seorang dosen tetap maksimal,” jelasnya.

Menurut Anggita, untuk memenuhi kewajiban tridharma banyak sekali hibah dari kampus dan Kemenag RI yang dapat kita akses. Namun, untuk mendapatkannya harus berkompetisi dengan dosen lain.

“Alhamdulillah saya juga pernah berhasil mendapatkan berbagai hibah, seperti pada tahun 2019, mendapatkan hibah dari Kementerian Agama RI pada program Hibah Penulisan 5000 Buku yaitu buku berjudul Mikrobiologi Dasar. Dari tahun 2012, saya mendapatkan hibah penelitian untuk meneliti Biodiversitas Mikroba Pelarut Posfat di Kawasan Karst Citatah, Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia,” ujarnya

“Dosen juga bisa mengikuti seleksi untuk mendapatkan beasiswa Short Course. Alhamdulillah, saya mendapatkan Beasiswa Short Course Academic Writing selama 6 Bulan di IALF Bali dari 2016-2017 dan Short Course Overseas for Academic Wiriting 2020,” tambah Founder dan CEO Lingkar Sedekah itu.

Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2020, ibu dua anak ini membuat komunitas Ilmu Mengalir yang disingkat I’M. Komunitas ini mempunyai 3 misi utama. Pertama, berkontribusi terhadap kemajuan Indonesia. Kedua, berkontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia. Dan ketiga, ketiga, menularkan kebiasaan mencari, menyebarkan dan mengaplikasikan ilmu pada penduduk Indonesia.

“Ilmu Mengalir sudah membuat 3 Webinar online yang diikuti oleh peserta dari Asia Tenggara seperti Indonesia dan Malaysia. Webinar pertama Dasar-Dasar Bioindormatics 1 dan 2 dengan pemateri dari Canada dan Services Excellence for Teacher dan Lecturer,” imbuh Anggita.***

No More Posts Available.

No more pages to load.