Enam PTN Mendapat Hibah untuk Pendanaan Riset dari Norwegia

Share

DIDIKPOS.COM – Enam perguruan tinggi negeri (PTN) mendapatkan hibah untuk proyek riset dan pengembangan kualitas pendidikan tinggi. Proyek riset itu diberikan melalui program Call for Proposalsdari NORHED II Norwegia.

Keenam PTN yang mendapatkan pendanaan dari Program Norwegia untuk Pengembangan Kapasitas dalam Pedidikan Tinggi dan Riset untuk Pengembangan (NORHED II) adalah Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Politeknik Negeri Pontianak, Universitas Nusa Cendana, dan Universitas Bangka Belitung.

“Saya terus mendorong universitas-universitas di Indonesia untuk berkolaborasi dalam riset untuk pengembangan guna memperkuat kapasitas institusi pendidikan tinggi, untuk menghasilkan lulusan dengan kualitas lebih tinggi, lebih banyak riset, dan pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan berkualitas,” kata Duta Besar RI untuk Norwegia dan Islandia, Todung Mulya Lubis.

Dia menuturkan, Norwegia memiliki berbagai jenis pendanaan untuk proyek riset yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan tersebut. Keenam universitas itu berkolaborasi dengan mitra institusi pendidikan tinggi di Norwegia dan di negara-negara lain dalam berbagai sub-tema program.

UGM, Politeknik Negeri Pontianak, Universitas Nusa Cendana, dan Universitas Bangka Belitung bekerja sama dengan Universitas Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi Norwegia dalam menggarap proyek di bawah sub-tema ‘Perubahan Iklim dan Sumber Daya Alam’. Pendanaan yang berhasil didapatkan untuk proyek tersebut sebesar 20 juta krona Norwegia (sekitar Rp 32,6 miliar), selama periode enam tahun.

Sementara itu, pendanaan sebesar 18.132.720 krona Norwegia (sekitar Rp 29,5 miliar) untuk periode enam tahun berhasil didapatkan untuk proyek “Manajemen Sumber Daya Laut Pesisir Berbasis Ekosistem”. Ini adalah kolaborasi antara Institut Pertanian Bogor, Universitas Arktik Norwegia, Universitas Cape Coast Ghana dan Universitas Nha Trang Vietnam.

KBRI Oslo pun menegaskan dukungan dan komitmen untuk menjembatani pembentukan kerjasama antara universitas-universitas di Indonesia dan Norwegia, serta Islandia, dalam berbagai bentuk, termasuk kolaborasi riset yang melibatkan sejumlah universitas.

Norad, yang merupakan direktorat di bawah Kementerian Luar Negeri Norwegia, telah menerima 199 proposal dalam program tersebut. Sebanyak 60 dari jumlah itu akan diberikan pendanaan. Total dana yang dikucurkan untuk program ini yakni sebesar 1, 1 miliar krona Norwegia. (haf)***

Sumber: Republika.co.id