Tak Semua Sekolah di Bandung Barat Dapat Implementasikan Moda Belajar Daring

Ilustrasi, (Foto: Kanalpengetahuan.com).

Share

DIDIKPOS.COM – Tidak semua sekolah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dapat mengimplementasikan belajar di rumah dengan moda belajar dalam jaringan (daring). Itu dipicu keterbatasan kepemilikan android oleh siswa atau orang tua/walinya. Kondisi tersebut terjadi bukan hanya di pelosok tetapi juga terjadi di perkotaan.

Demikian simpulan dari vidio confrence dengan Tim Pengembang Kurikulum KBB, Sabtu (28/3/2020).

Kabid Pendidikan SMP Dinas Pendidikan (Disdik) KBB, Dadang Sapardan, menyebutkan, dalam vidio confrence itu juga mengemuka, menghadapi kondisi itu, alternatif yang dilakukan yaitu meminta bantuan siswa atau orang tua/walinya yang memiliki Android menginformasi materi kepada siswa yang tidak memiliki Andriod. Langkah itu dilakukan dengan tetap menerapkan protokol pencegahan penularan Covid 19.

Alternatif lanjutan adalah menugaskan wali kelas untuk menginventarisasi siswa yang memiliki dan tidak memiliki Android. Lalu, siswa yang tidak memiliki Android diklasifikasikan menjadi dua, yaitu orang tua/walinya memiliki atau tidak memiliki Android serta siswa dan orang tua/wali siswa yang tidak memiliki Android namun memiliki HP biasa atau tidak.

“Siswa dan orang tua/wali yang tidak memiliki HP biasa dilihat berdasarkan jarak domisili terdekat dengan siapa dari siswa atau orang tua/wali pemiliki Android atau HP biasa. Berdasarkan inventarisasi tersebut, wali kelas membuat sosiometri untuk melihat hubungan/jaringan antara satu siswa dengan siswa lain. Sosiometri tersebut diinformasikan oleh wali kelas kepada setiap guru mata pelajaran,” terang Dadan.

Berikut simpulan lain video confrence:

  • Pola belajar daring dilakukan langsung dari guru mapel untuk siswa pemilik Android;
  • Pola belajar daring tidak langsung dari guru mapel untuk siswa yang tidak memiliki Android tetapi orang tua/walinya memiliki Android;
  • Pola belajar daring tidak langsung melalui SMS dari guru mapel kepada orang tua/wali siswa pemilik HP biasa;
  • Pola belajar luar jaringan (luring), dengan cara siswa atau orang tua/wali yang tidak memiliki Android atau HP biasa meminta informasi materi belajar dari siswa atau orang tua/wali pemiliki Android atau HP Biasa, dengan tetap menerapkan protokol pencegahan penularan Covid 19;
  • Pola belajar luring dengan cara siswa atau orang tua/wali siswa meminta informasi materi belajar kepada wali kelas, dengan tetap menerapkan protokol pencegahan penularan Covid 19.
  • Hasil pekerjaan siswa dengan moda luring dan/atau daring dikumpulkan oleh siswa dalam bentuk portofolio yang dalam kondisi memungkinkan (ketika penyebaran Covid 19 sudah usai) disampaikan kepada guru mata pelajaran untuk diberi umpan balik. (des)***