Dosen FSRD ITB Tisna Sanjaya Dapat Anugerah Kebudayaan Indonesia 2020

oleh -972 Dilihat
Share

DIDIKPOS.COM – Dr. Tisna Sanjaya M. Sch., dosen dan Ketua Kelompok Keahlian Seni Rupa, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB mendapatkan Anugerah Kebudayaan Indonesia tahun 2020 pada kategori Pencipta, Pelopor, dan Pembaharu dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Anugerah Kebudayaan Indonesia merupakan salah satu bentuk apresiasi pemerintah terhadap orang-orang/pihak yang berkontribusi di dunia seni dengan kategori pelestari; pencipta, pelopor dan pembaharu; anak dan remaja; maestro seni tradisi; komunitas; dan pemerintah daerah. Pengumuman tersebut disampaikan pada 23 November 2020.

“Tisna memperoleh penghargaan tersebut atas perkembangan proyek seni mengenai seni lingkungan. Sejak tahun 2007, Tisna berfokus pada proyek keseniannya yang berjudul Pusat Kebudayaan Cigondewah atau Imah Budaya Cigondewah. Imah Budaya Cigondewah merupakan galeri seni yang juga berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui karya seni di Cigondewah Kaler, Kota Bandung,” sebut rilis resmi dari Humas ITB, Rabu (23/12/2020).

Proyek ini merupakan salah satu bagian dari penelitian disertasi yang dilakukan oleh Tisna semasa menempuh pendidikan S3 di Institut Seni Indonesia, Yogyakarta. Hingga saat ini, Imah Budaya Cigondewah menjadi ikon tersendiri bagi masyarakat lokal dengan menyediakan beberapa kegiatan pemberdayaan sosial dengan visi misi menciptakan rasa cinta pada alam dengan spirit revitalissi tradisi lama yang berkolaborasi dengan kreasi semangat zaman kontemporer.

Menurut Tisna, namanya diajukan sebagai salah satu nominator oleh Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

“Saya mengumpulkan persyaratan seperti CV dan berkas lainnya. Selain itu, tim penilai Kemendikbud datang untuk meninjau karya seni saya. Saya juga menjalani wawancara daring dan luring dengan beberapa pakar di bidang seni sehingga membuat proses nominasi tersebut kian susah,” ungkapnya.

Dosen yang memperoleh gelar magister dari Freie Kunst Hochschule für Bildende Künste Braunschweig (HBK) Jerman ini menuturkan, penghargaan yang ia peroleh merupakan bentuk pengakuan dan kehormatan dari pemerintah kepada FSRD ITB.

“Penghargaan ini merupakan salah satu bentuk kehormatan untuk semua sivitas akademika yang terus semangat untuk menciptakan karya seni di masa yang sulit, terutama saat pandemi terjadi,” jelasnya. (des)***

Sumber: itb.ac.id

No More Posts Available.

No more pages to load.